Jumat, 25 Maret 2011

KOMPAS Memories




23-26 Februari 2011
KOMPAS Atau Kompetisi Mading 3D Khatulistiwa, Universitas Jember merupakan pengalaman yang paling mengesankan dan penuh pengalaman. Awal dari perjuangan kami dalam mengikuti kompetisi ini tidaklah mudah, berbagai konsep dan usaha kami rancang untuk menghasilkan suatu karya yang baik. Kami yaitu 10 orang siswa yang tergabung dari siswa siswi kelas 10 dan 11 diantaranya Saya, Derry, Linda, Agnes, Dinda, Intan, Laras, Rofid, Dzul, dan Jaka.


kegiatan pertama kami yaitu membeli triplek sebagai bahan untuk pembuatan mading, sesuatu yang konyol terjadi saat saya, Jaka dan Rofid membeli triplek dengan ukuran yang lumayan besar, nekatnya lagi kami membawa triplek itu dengan sepeda motor. dengan posisi triplek yang ndak memungkinkan tetap dipaksa untuk jalan....dan akhirnya sesuatu terburuk pun terjadi saat diperempatan lampu merah Kotakulon triplek yang kami bawa terbang kena angin....(malu coy) diliatin orang-orang di lampu merah. lanjut kehari berikutnya, berhubungan dengan adanya kegiatan MAGENDA pengerjaan Mading itu sedikit terhambat dikarenakan beberapa anggota kelompok kami berhalangan datang untuk mengerjakan. jadi hari itu hanya membuat kerangka saja...




            Akhirnya karena banyaknya kegiatan beberapa hari kami vakum. Setelah seminggu berlalu, proyek kami kerjakan kembali, hari itu tepat hari minggu H-4 menuju lomba (sering di-spend nih coy! Asek..). Bayangkan aja madding yang kita buat itu tidak sampai dari 50% jadi kami bekerja ekstra keras waktu itu. 10 orang pun di pecah menjadi beberapa tim, yang cewek membuat artikel dan miniature sementara yang cowok seperti biasalah pekerjaan tukang seperti Nge-las besi,dan ngecat triplek. Pengerjaan madding itu tidaklah berjalan mulus, setelah diusir dari ruangan PSB kami di pindahkan ke Aula, belum lagi disana ada ditempati kegiatan perkusi dan latian fashion untuk MAGENDA ( wah…mengenaskan ya?) tapi kebersamaan kami waktu itu sangatlah berkesan makan bareng, saling bantu satu sama lain dan sebagainya. 

Tim Pemikir Pemutar Mading (Okta And Jack)

Si ndut

jadi deh...
Dan hal yang paling berbobot ketika saya, jaka, derry, dzul (Rovid ngecat) memikirkan gimana caranya agar mading itu bisa diputar. 2 hari kami memikirkan itu sampai muka jelimet tak karuan akhirnya dimalam menuju hari ketiga semuanya finish dengan teknologi kampungan kami. Hahaha. Bentuk aslinya berantakan tidak porposional tapi bisa berfungsi untuk diputar, Alhamdulillah…langsung aja kami memasangnya untuk percobaan pertama. Dan hasilnya kurang memuaskan, teryata penyeimbangnya kurang kuat sehingga madding kami waktu diputar ring- temiring…(alias miring-miring…). Terpaksa pas dihari keempat dan beberapa jam menuju keberangkatan menuju ke jember kami memanggil tukang dan alhasil madding kami seimbang dan siap untuk di hias! Bersama-sama kami menghias madding itu hingga 60% saja dan nantinya akan dilanjutkan di jember sana. Berangkatlah madding buatan kelompok kami “ SMAD GRAFFITY” dan Kelompok PERS SMADA menuju jember.
         
Keesokannya giliran kami yang berangkat tapi saya dan derry nyusul soalnya saya harus di sidang hari itu karena kasus tilang. Hahaha. So, setelah tuntas kami berdua pun berangkat dengan membawa barang-barang pesenan teman-teman yang udah duluan ke jember (sialan). Akhirnya sejam perjalanan kami sampai di gedung SOETARDJO dan langsung bergabung dengan kelompok, untuk menyelesaikan kekurangan madding kami. Batas dari pengerjaan madding di beri waktu sampai jam 5 setelah itu selesai. Kami pun pulang menuju perumahan Regency menginap di rumah budenya si Intan. Serasa jadi anak Kosan, soalnya memang kosong gak ada yang nempati jadi hanya kami yang berkuasa disitu hahaha…



Besambung...

1 komentar :

  1. bagus juga artikel nya tetap semangat buat bikin POSTINGANNYA YA GAN (Y) sayang udah di halaman pertama GOOGLE

    BalasHapus

FOLLOW INSTAGRAM

Instagram

About me

Foto Saya
Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia
Hanya seorang insan yang gemar bertualang, dan ingin berbagi cerita tentang pengalaman indahnya menjelajahi pelosok negeri ini

Entri Populer