Rabu, 18 Mei 2011

Baluran National Park (Survival On The Beach)

tanggal 16 mei 2011.


waktu itu sekolah ngeliburin siswa-siswinya karena ada acara pengumuman kelulusan kelas 12. langsung saja dijadiin kesempatan buat saya dan ilham untuk berefresing. aslinya kami ber-6 berhubung semuanya gak bisa terpaksa deh kami dua-duaan pergi ke Baluran. menurut info Baluran memiliki pemandangan alam yang indah mulai dari Savana, hutan hujan dan juga pantainya, berbagai hewan-hewan pun banyak dan beraneka ragam maklum Baluran kan Taman Nasional. perjalanan kami berlangsung senin pagi sekitar jam 7. setelah mengambil alat-alat masak di basecamp kami langsung tancap gas. perjalanan waktu itu terbilang cukup melelahkan disamping kami kemaren begadang dan pagi langsung aja nekat berangkat. kami tiba di kota situbondo sekitar jam 9 disana kami membeli minuman serta bumbu-bumbu di sebuah mini market. setelah itu tancap gas lagi....

setelah perjalanan melelahkan melewati hutan Jati, akhirnya kami sampai di Pos wisata Taman Nasional Baluran. disana bergantian saya yang nyetir dan menjajal trek baluran. suasana hijau hutan musim dan keringnya savana menjadi perpaduan yang eksotis. susahnya jalanan yang berbatu menjadikan kami kesusahan untuk mencapai tujuan kami yaitu Pantainya yang indah. berjuang berjam-jam melewati rintangan berbagai fauna sempat menghibur kami kala itu, kera, ayam hutan, kupu-kupu yang banyak bertebangan, dan burung-burung indah. membuat kami lupa akan kelelahan.

siang sekitar jam setengah 12 kami sampai di Pantai Bama. suasananya asri, memang benar pantainya indah. langsung saja kami berdua bersantai menggelar matras di pasir yang putih dan bersiap untuk mengisi perut. kami mencari berbagai hewan yang bisa dimakan, salah satunya adalah kepiting pantai yang cukup banyak di bibir pantai, dengan mudah kami mengambilnya. tanpa kami sadari saat memburu makanan tas kami yang berada jauh dari bibir pantai digeledah oleh gerombolan Monyet-monyet liar. sebagian barang hilang, mulai dari minyak, makanan ringan, tutup kamera, dan spirtus. untungnya spirtus berhasil kami rebut kembali...fiuh...kalau enggak bisa gak masak.
Anak MAN lagi Tafakur Alam


Santapan Lezat

Langsung digodok
langsung saja deh kami memasak kepiting rebus dengan bumbu yang kami bawa. aslinya mau di goreng tuh kepiting berhubung minyaknya di colong sama si monyet yasudahlah... di pantai banyak sekali wisatawan dan kebetulaan waktu itu MAN dari banyuwangi mengadakan Tafakur Alam. Rame deh, suasana pantai full dengan gadis-gadis berkerudung...hahaha. sempat kami diliatin mereka, kayak orang terdampar saja makan harus memburu. tapi disitulah titik kepuasannya, hasil tangkapan mau gimanapun tetap enak.




berburu hewan laut

Langsung dimasak!

setelah puas dengan kepiting rebus. kami langsung ketengah laut untuk mencari makanan malam hari. berhubung surut coy. banyak teripang, remis dan bulu babi, semuanya kami ambil untuk dimasak. sambil menunggu makanan masak, kami bersantai dengan mendengarkan lagu reggae. Mantab!

hari semakin gelap, nyamuk mencium kulit kami yang mulus. langsung deh kami membereskan barang-barang menuju tempat yang lebih aman (gimana yang gak mau dicium wongan deket hutan bakau). di sebuah pondok kami melanjutkan merebus hasil laut. dan alhasil remislah yang kami makan yang lainya ndak berani (takut keracunan). hehehe...yasudahlah kami membuka bekal cadangan kami yaitu mie instan. hahahaha...
nyamuk semakin bernafsu bok haduh.... langsung saja kami lari ke resor di sekitar pantai. disana kami beristirahat sejenak melihat keindahan pantai yang disinari bulan purnama. (sampek ketiduran bagai gelandangan). tak tahan dingin dan nyamuk kami tidur di mushola sampai fajar tiba.
Purnama di tengah laut


pagi setelah subuhn. kami berdua langsung ke pantai untuk melihat Sunrise. indahnya subhanallah. dan pemandangan itu merupakan penutup dari petualangan kami berdua di Baluran.
Beautiful Sunrise

3 komentar :

  1. fitnah: waktu itu sekolah ngeliburin siswa-siswinya karena ada acara pengumuman kelulusan kelas 12= libur sendiri
    setelah mengambil alat-alat masak di basecamp= alat makeup paleng
    yamuk mencium kulit kami yang mulus= simak kata "mulus". nenek buta jugak tau kale kalo fitnah!

    jujur:sampek ketiduran bagai GELANDANGAN

    BalasHapus
  2. hush....jangan buka rahasia dong....hahahhaha
    untung kamu gak ikut...klu ikut..jadi santapan makan malam...sapi panggang :P

    BalasHapus
  3. oktaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    BalasHapus

FOLLOW INSTAGRAM

Instagram

About me

Foto Saya
Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia
Hanya seorang insan yang gemar bertualang, dan ingin berbagi cerita tentang pengalaman indahnya menjelajahi pelosok negeri ini

Entri Populer