Selasa, 18 Juni 2013

Lost Paradise : Segara Anakan Pulau Sempu

Derry dan Ojan -Segara Anakan P. Sempu
Hari jum'at tepatnya tanggal 14 juni 2013 temen temen kontrakan udah banyak yang pulkam, boro-boro ada vakum UAS aja mereka balik lagi, padahal pas libur minggu tenang udah balik. alhasil ane tinggal sendirian deh di kontrakan, eh enggak ding satu temen ane masih belom pulkam emang sih dia udah kelar duluan semua UASnya tapi tugas masih banyak jadinya dia menunda untuk pulang (biasa orang teknik) nah ane, mahasiswa perikanan yang kerjanya nyantai dapet libur juga men, seminggu malah. hebat bener UAS baru 2 hari langsung vakum seminggu. ketimbang boring seminggu gak ngapa-ngapain dan pulkam yang gitu-gitu aja (nganggur di kampung halaman) ane berencana untuk jalan-jalan. setelah negosiasi sama temen ane yang orang teknik itu #sebut saja Ojan, yap kami memutuskan untuk liburan ke pantai selatan Malang. awalnya tujuan kami bukanlah Pulau Sempu tapi Goa cina dan Pantai Balekambang. Trus apa yang membuat kami berubah pikiran? baca aja terus gan :D kami putuskan berangkat tanggal 16 hari minggu setelah ojan selesai dengan tugas-tugasnya

Tanggal 15 Juni 2013
kami kedatangan teman dari bondowoso yang tak lain dan tak bukan ya teman ane dan ojan semasa SMA, dia numpang di kontrakan kami karena mau tes tesan akmil coy, yah masalahnya kami berdua hendak liburan nih, iseng-iseng kami mengajak dia dan ternyata dia mau. okelah jadilah kita bertiga.

Tanggal 16 juni 2013
Kami bangun kesiangan, yah biasalah anak kontrakan tidur musti larut (sudah menjadi kebiasaan) kami pun langsung berangkat tanpa mandi dan hanya berbekal baju ganti, kacang, dan wafer 5 buah (bodohnya kami lupa bawa air minum) capcus dari Malang menuju Sendang biru sejauh kurang lebih 70 km, kami memilih lewat sendang biru karena pengan berkeliling pantai selatan dan dan kembali ke Malang lewat Balekambang. di perjalanan kami kelaparan, lagi lagi kami lupa satu hal terpenting sebelum melakukan perjalanan adalah "makan dulu". "Warung Langgeng" di pinggir jalan langsung kami sambet aja. stelah kenyang dengan seporsi nasi pecel, kami melanjutkan perjalanan menuju Sendang Biru yang sekitar 19 km lagi.




setibanya di pertigaan sendang biru kami bertiga berubah pikiran, "gimana kalau kita ke Sendang Biru dulu" kata teman ane yang *tes-tesan akmil (biar lebih enak panggil dia Derry aja coy -_-) langsung ja deh kami menuju tempat wisata Sendang Biru yang merupakan akses utama menuju pulau sempu, dengan ongkos masuk 3 orang plus 2 motor total kalo gak salah Rp. 23.000

Ane dan Ojan
Di dalam Sendang Biru kami hanya bisa melihat-lihat (bingung mau ngapa-ngapain, Sendang Biru bukan wisata utamanya coy -_- banyak nelayan sliweran kesana kemari) yah kami pun agak kecewa, mau nyebrang ke pulau sempu pun harganya mahal kalau cuma 3 orang. harga kapal penyebrangan ke pulau sempu Rp. 100.000 PP + Guide dan maksimal 10 orang. tiba-tiba kami di tawari untuk gabung sama rombongan orang cina, oh man, awalnya kami bingung nyebrang ke pulau sempu atau balik meneruskan perjalanan ke balekambang tapi akhirnya setelah rembukan ini dia percakapannya.

" gimana men, nyebrang ndak? kapan lagi ke sempu hehe" kata Ane.
"iya ya, Sempu kan bagus men" Sambung Derry.
 "mmmmm *Sambil mangap" Ojan bingung (gak punya duit).
"udahlah masalah duit belakangan ane utangi kamu jan, haha" Ane dan derry

yasudahlah kami pun berangkat bersama para rombongan Chinese itu,

Setelah sekitar 10 menit menyebrang kami tiba di pulau sempu, keadaannya yang masih terbilang asri memberikan kesan yang wah, "ini masih hutan rimba" :O . Trek perjalanan menuju tempat yang menjadi objek utama di pulau sempu (Segara Anakan) sangatlah susah dan berbahaya, lumpur setinggi lutut, batuan karang dan ranting-ranting pohon siap untuk membuat kakimu terluka, pelajaran buat kalian yang belum pernah ke sempu, bawa sepatu aja coy. kami kesini gak ada persiapan, alhasil kami memilih cekeran (tanpa alas kaki) biar greget dan laki :D haha.

Waktu tempuh normal adalah 2 setengah jam menuju Segara Anakan, akan tetapi perjalanan rombongan kami tebilang lambat, karena membawa 2 anak kecil dan 1 manula, kamfretto!! yasudahlah terpaksa kami ikut melambat. berjam-jam akhirnya kami bertiga frustasi, karena kalo begini terus kami pulang ke Malang bisa terlalu malam, dan hanya sebentar menikmati indahnya segara anakan. (Ide Gila *Jangan di contoh nanti ente hilang) kami keluar dari rombongan karena sudah ngerasa "jalurnya gampang men, udah ada tandanya". kami pun mengikuti tanda-tanda di sepanjang perjalanan. alhasil kami NYASAR!

(nyasar ke pantai sebelah) ombaknya gede

"Sial, ini bukan segara anakan" INI SAMUDRA HINDIA kata si Ojan



Kami memutuskan untuk kembali ke jalan yang di ridoi dengan mengikuti jejak kami tadi, alhamdullillah kami bertemu kembali dengan rombongan orang-orang cina itu, tak berapa lama segara anakan mulai menampakkan batang hidungnya *masa iya punya hidung? -_-. yey! kita sampai, Subhanallah, keindahannya sungguh menyegarkan mata, terbayar semua kerja keras nyasar kita hahaha. setelah sekitar 2 jam kami berenang dan mengambil beberapa gambar, langsung cabut coy! karena batas waktu di pulau sempu sampai jam 5 sore, selebihnya dari jam 5 maka kena denda Rp. 50.000. kami tidak mengikuti rombongan cina itu lagi, yey!. untungnya kami tepat waktu sampai di pelabuhan Sendang Biru. dan kembali ke Malang dengan bahagia!


Rincian Harga :

Tiket masuk 3 orang 2 motor : Rp. 23.000
Kapal Penyebrangan : Rp 50.000/3orang * 50 : 50 dengan 7 orang chinese, Sial! -_-
(Biaya kapal penyebrangan aslinya Rp. 100.000 berapapun orangnya tapi maximal 10 orang)


1 komentar :

FOLLOW INSTAGRAM

Instagram

About me

Foto Saya
Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia
Hanya seorang insan yang gemar bertualang, dan ingin berbagi cerita tentang pengalaman indahnya menjelajahi pelosok negeri ini

Entri Populer